Bupati Kuningan Buka Seminar Olahraga Bagi Perempuan

Bupati Kuningan Buka Seminar Olahraga Bagi Perempuan

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kuningan mengadakan seminar olahraga khusus bagi ratusan perempuan. Seminar bertajuk Membangun Perempuan Berdaya melalui Aktifitas Olahraga ini, sekaligus menyambut Hari Ibu ke-91 di Pendopo Kuningan, Jumat (13/12).
Acara ini dihadiri langsung Bupati H. Acep Purnama SH., MH, Wakil Bupati HM Ridho Suganda, SH., M.Si, Ketua TP PKK Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, dan Ketua Perwosi Kuningan Hj Yuana Ridho Suganda. Selain mengadirkan narasumber Dr. Nanang Mulyana, kegiatan ini dihadiri pula para instruktur senam sewilayah Kuningan.
“Semoga kita sebagai perempuan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah. Termasuk dalam memasyarakatkan olahraga, melalui berolahraga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Ketua Perwosi Kuningan, Hj. Yuana Ridho Suganda saat menyampaikan sambutan.

Melalui olahraga pula, lanjutnya, dapat menjadikan wanita Indonesia yang sehat dan bugar untuk membentuk keluarga sejahtera dan cinta olahraga. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, tentang pentingnya olahraga bagi perempuan.
“Perempuan masa kini adalah perempuan yang harus sadar, bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumberdaya, seperti akses terhadap ekonomi maupun politik,” ungkapnya.
Menurutnya, Perwosi sebagai organisasi wanita yang bergerak di bidang olahraga memiliki visi untuk menjadikan wanita Indonesia khususnya Kuningan, agar menjadi sehat dan bugar dalam membentuk keluarga yang cinta olahraga. Selain menjalin silaturahmi, diharapkan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat kaum perempuan dalam aktivitas berolahraga.
Sementara Bupati H Acep Purnama menuturkan, rangkaian dalam memperingati Hari Ibu ini menjadi ruang bagi kaum perempuan untuk menambah pengetahuan terhadap olahraga. Sehingga momentum ini diharapkan membuat kaum perempuan lebih memasyarakatkan kembali olahraga, agar menciptakan masyarakat yang cinta olahraga.
“Tidak sedikit dari ibu-ibu dapat meraih prestasi dalam dunia olahraga. Misalnya dalam bulutangkis ada Susi Susanti, ini menjadi penyemangat bagi kaum perempuan bahwa mereka bisa berprestasi dalam olahraga,” terangnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya, capaian prestasi dalam dunia olahraga yang ditorehkan kaum perempuan dapat menjadi motivasi bagi kalangan perempuan, agar terus semangat dalam berolahraga. Disisi lain dengan rutin berolahraga, membuat tubuh menjadi sehat dan menumbuhkan jiwa-jiwa yang kuat. (Hadi/Pubdok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *